Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Penerangan Agama
Islam, Ahmad Zayadi menyampaikan, gelaran Gebyar Muharam 1445 Hijriah
yang digelar Kementerian Agama pada Selasa hingga Kamis (25-27/7/2023)
terasa sangat istimewa, sebab dikemas dalam bingkai seni dan budaya.
Hal itu disampaikan Zayadi kepada wartawan Bimas Islam, Jumat (28/7/2023), di Jakarta.
Zayadi mengatakan, agama, seni, dan budaya tak bisa dipisahkan.
Baginya, seni dan budaya merupakan salah satu bentuk ekspresi keagamaan.
“Aktualisasi keyakinan keagamaan kita terwadahi dalam bentuk seni dan
budaya. Oleh karena itu, di Gebyar Muharam 1445 ini, kita menggandeng
semua komponen seni budaya untuk memperkokoh keyakinan keagamaan kita,
sekaligus memperkuat kebijakan moderasi beragama yang menjadi tanggung
jawab Kementerian Agama,” ujarnya.
Zayadi mengungkapkan, ciri-ciri pribadi moderat salah satunya adalah
menghargai seni dan budaya. Menurutnya, seni dan budaya merupakan
instrumen efektif dalam penyebaran dakwah.
“Kita harus belajar dari Wali Sanga yang menggunakan budaya sebagai instrumen dakwah dan syiar keagamaan,” pungkas Zayadi.
Gebyar Muharam 1445 H yang dihelat di Auditorium Kementerian Agama
Jakarta dimeriahkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, di antaranya
penampilan Ki Ageng Ganjur, Juara Lomba Solawat dan Rampak Bedug Banten
2023, serta parade budaya agama. Selain itu, pameran kaligrafi juga
menghiasi area depan Auditorium.
Ba/Mr
fotografer: Luthfi
fotografer: Luthfi