scentivaid.com kementerianagamabimasislam.blogspot.com shandryferynando.blogspot.com trandindo.blogspot.com diyusyakonveksijakarta.blogspot.com mycapturer.com

KUA Pahandut Siap Laksanakan Program Revitalisasi KUA

 Palangkaraya, bimasislam - Program Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) yang dicanangkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sudah berjalan dua tahun. Hingga tahun 2022, sudah 606 KUA  yang direvitalisasi yang dilakukan secara bertahap.




Di tahun 2022 ini, KUA Kecamatan Pahandut mendapatkan giliran menjadi KUA Revitalisasi. Di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, KUA Pahandut merupakan yang kedua setelah KUA Kecamatan Jekan Raya yang ditetapkan pada tahun 2021 yang lalu.

Menerima label sebagai KUA Revitalisasi, KUA Pahandut pun bersiap diri menjadi ujung tombak layanan Kementerian Agama yang prima, kredibel, dan moderat di wilayah kecamatannya.

Sejumlah program dan kegiatan sudah dibuat dan dilaksanakan. Beberapa kegiatan yang terlaksana adalah bimbingan perkawinan dan manasik haji, sarana konsultasi keluarga, konsultasi bidang zakat wakaf dan ibadah sosial, Kegiatan penyuluhan kesehatan kepada catin setiap pekan yang melibatkan Puskesmas, sampai menjadi sarana penelitian dan praktik kajian hukum mahasiswa dari berbagai kampus di Palangkaraya.

Dengan gedung KUA yang megah dan kokoh disertai dengan sarana dan prasarana yang cukup lengkap, hingga jumlah SDM yang memadai, menjadikan KUA Pahandut cukup percaya diri menjadi KUA Revitalisasi dan piloting Pusaka Sakinah.

KUA Pahandut yang berlokasi di jalan Pandohop, Kelurahan Pahandut ini memiliki gedung SBSN tahun 2019 dengan luas tanah 705 meter dan bangunan 200 meter. Bangunannya dilengkapi balai nikah yang cukup luas yang dapat diakses dari samping gedung. Toilet bagi pengguna layanan juga disediakan bersebelahan dengan balai nikah.

KUA Pahandut juga didukung sebanyak 13 pegawai, terdiri atas empat orang penghulu (termasuk kepala KUA), empat orang staf PNS, dan dua orang pegawai Non PNS. Sisanya merupakan penyuluh agama Islam yang juga turut mensukseskan program kegiatan di KUA.

“Yang belum ada ruangan konsultasi. Tempatnya sudah ada, tinggal kita rehab sedikit. Untuk saat ini konsultasi dilakukan di ruangan Kepala KUA atau penghulu," ujar Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota Palangkaraya, Windarti kepada bimasislam Senin (26/12) di Palangkaraya.

Kepala KUA Pahandut, Muhammad mengatakan, saat ini pihaknya mengharapkan adanya peningkatan kompetensi SDM di KUA. Sebab, dengan dijadikannya sebagai KUA Revitalisasi, beban pekerjaan semakin tinggi, sehingga membutuhkan peningkatan kompetensi para pegawai KUA.

Menanggapi hal tersebut, Subkoordinator Seksi Kepenghuluan Wilayah I Ditjen Bimas Islam, Kemenag RI, Insan Khoirul Qolbi mengatakan, KUA tidak perlu khawatir tentang peningkatan kompetensi SDM. Pasalnya, peningkatan kompetensi awak KUA merupakan bagian dari program Revitalisasi KUA.

"Semua Subdit yang ada di Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah memiliki program kegiatan peningkatan kompetensi untuk KUA Revitalisasi, baik kepada kepala KUA, penghulu, penyuluh agama Islam dan petugas layanan," papar Insan yang pada kesempatan tersebut hadir bersama Subkoordinator Humas Ditjen Bimas Islam, Sigit Kamseno.

Insan mencontohkan, dari Subdit Bina Kepenghuluan pada tahun 2023 akan melaksanakan kegiatan tiga bimbingan teknis, yaitu bimtek Kenotariatan, bimtek Penguatan Kualitas Pencatatan Nikah Rujuk, dan bimtek Moderasi Beragama Bagi Penghulu.

Pada kesempatan itu, tidak lupa Insan mengingatkan kepada seluruh aparat di KUA untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan mengubah mindset menjadi pelayan umat. Karena sebagai unit pelayanan publik, KUA merupakan representasi dan etalase Kementerian Agama di kecamatan.

"Laksanakan tugas dengan sepenuh hati dengan niat melayani dan ibadah, perhatikan aturan dan SOP yang ada, dan usahakan jangan sampai ada keluhan dari masyarakat pengguna layanan," tegas Insan yang juga Analis Kebijakan Ahli Muda ini.

KUA Pahandut, lanjut Insan, harus bersyukur karena memiliki cukup banyak pegawai, karena masih banyak KUA Revitalisasi yang jumlah SDMnya sangat terbatas bahkan kekurangan.

"Dengan modal yang cukup ini kami harap KUA Pahandut mampu melaksanakan semua program kegiatan secara maksimal. Dan yang tidak kalah penting lagi jangan sampai ada dumas," demikian Insan yang pernah nyantri di Ponpes Salafiyah Darul Ma'arif dan Ponpes Modern Ar-Rasyid ini.
(IKQ-SK-SN)   
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak