Aceh Barat Daya, Bimas Islam -- Kepala KUA Susoh, Aceh Barat Daya, Roni Haldi membagikan pengalamannya sebagai penulis. Lulusan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir ini telah menerbitkan 14 buku sepanjang 2019-2022.
"Inspirasi menulis muncul dari seorang guru di Yogyakarta. Setelah termotivasi langsung bergerak. Tentu ada dinamika, merasa lelah, dan kendala lain, tapi dijalani saja hingga terbit karya pertama," ungkap Roni dalam Obrolan Seputar Soal Islam (OBSESI) Episode 176 yang tayang di Youtube Bimas Islam TV, Rabu (5/10/22).
Pada 2019, Roni berhasil menerbitkan 3 buku. Disusul 3 buku pada 2020, sebanyak 6 buku pada 2021, dan 2 buku pada 2022. Semua buku Roni berkisah seputar pernikahan, keluarga, dan dakwah.
"Niat menulis untuk jariah. Setelah niat, mulai menulis saja. Lepaskan beban. Jangan takut salah, karena sebagai manusia kita sudah pasti salah," tambahnya sembari bercanda.
Roni juga mengaku terinspirasi dengan buku Bimas Islam Mengabdi yang diterbitkan Ditjen Bimas Islam Kemenag. Buku tersebut berkisah seputar perjuangan Penghulu dan Penyuluh Agama Islam di daerah perbatasan, pedalaman, dan marginal.
"Bukunya sangat menginspirasi. Semoga ada program serupa dan bisa dilaksanakan hingga tingkat Kanwil dan Kantor Kemenag Kabupaten/Kota," harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Roni mengajak seluruh Penghulu aktif menulis. Menurutnya, berbagai tugas pelayanan dan bimbingan yang diberikan Penghulu kepada masyarakat merupakan sumber inspirasi.
"Buku-buku yang kita tulis akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Setelah kita tiada, ada jariah yang bisa kita bawa. Anak dan istri belum tentu sesuai harapan, namun amal saleh bisa menjadi penolong di alam akhirat," ajaknya.
(Pirman)
