Begini Pendapat Ganjar Pranowo Terkait Peresmian Masjid Sheikh Zayed Solo
Ganjar menjelaskan kegiatan peresmian berlangsung sederhana meski dihadiri dua presiden yakni Presiden RI Jokowi dan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan alias MBZ.
Acara peresmian hanya ditandai dengan salat dan penandatanganan prasasti. “Ada dua doa yang dipanjatkan. Dari Gus Karim [Pengasuh Pesantren Az-Zayadiyy Laweyan, Solo/Wakil Pengurus Harian Masjid Raya Sheikh Zayed Solo/salah satu Imam Masjid Raya Sheikh Zayed Solo] dan satu dari UEA. Sesimpel itu,” katanya kepada wartawan seusai acara.
Ganjar menjelaskan rangkaian kegiatan peresmian Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ada tanam pohon namun dia belum mengetahui jenis pohon apa yang ditanam Presiden Jokowi dan MBZ. “Acara betul-betul masuk ke substansi. Tidak bertele-tele,” jelasnya.
Acara peresmian hanya ditandai dengan salat dan penandatanganan prasasti. “Ada dua doa yang dipanjatkan. Dari Gus Karim [Pengasuh Pesantren Az-Zayadiyy Laweyan, Solo/Wakil Pengurus Harian Masjid Raya Sheikh Zayed Solo/salah satu Imam Masjid Raya Sheikh Zayed Solo] dan satu dari UEA. Sesimpel itu,” katanya kepada wartawan seusai acara.
Ganjar menjelaskan rangkaian kegiatan peresmian Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ada tanam pohon namun dia belum mengetahui jenis pohon apa yang ditanam Presiden Jokowi dan MBZ. “Acara betul-betul masuk ke substansi. Tidak bertele-tele,” jelasnya.